Lanjit adalah framework web untuk Node.js yang memakai JavaScript ESM dan struktur aplikasi yang terinspirasi Laravel. Framework ini menyediakan routing, middleware, controller, tampilan, basis data, validasi, sesi, dan CLI dalam satu fondasi yang konsisten.
Persyaratan
- Node.js 22.5.0 atau lebih baru.
- npm yang menyertai instalasi Node.js.
- MySQL bersifat opsional; SQLite tersedia sebagai konfigurasi awal.
Periksa versi Node.js Anda:
node --version
Instalasi proyek
Buat proyek Lanjit baru menggunakan initializer resmi:
npm create lanjit@latest my-app
cd my-app
npm run dev
Ganti my-app dengan nama aplikasi Anda. Initializer akan menyiapkan struktur proyek dan dependensi yang diperlukan.
Untuk repository Lanjit yang sudah ada, pasang dependensi, salin konfigurasi environment, lalu buat application key secara manual.
npm install
cp .env.example .env
node artisan key:generate
Kunci aplikasi digunakan oleh layanan enkripsi. Jangan membagikan nilai
APP_KEYdari environment produksi.
Menjalankan server
Gunakan mode pengembangan agar proses otomatis dimulai ulang ketika file berubah.
npm run dev
Secara default aplikasi tersedia di http://127.0.0.1:3333. Host dan port dapat diubah melalui opsi CLI:
node artisan serve --host=0.0.0.0 --port=8080
Opsi host dan port juga menerima nilai sebagai argumen terpisah:
node artisan serve --host 0.0.0.0 --port 8080
Kedua format tersebut setara. Nilai dari CLI memiliki prioritas atas environment HOST dan PORT.
Route pertama
Buka routes/web.js dan daftarkan route berikut:
export default function routes(Route) {
Route.get('/hello/{name}', (request) => ({
message: `Halo, ${request.params.name}!`,
}));
}
Kunjungi /hello/Lanjit. Object yang dikembalikan handler otomatis dikirim sebagai respons JSON.
Langkah selanjutnya
Kenali struktur aplikasi, kemudian pelajari routing dan controller untuk mulai membangun fitur.